Pengertian Intrapreneurship, Karakteristik, dan Tips Membangunnya di Perusahaan

Pada dasarnya, intrapreneurship adalah kewirausahaan yang ada di dalam struktur bisnis yang ada. Bisnis di dalam sebuah perusahaan tentu saja sudah memiliki sumber pembiayaan keuangan, kemampuan usaha, dan sistem marketing dan distribusi, Nah, biasanya yang sering kurang mendapatkan perhatian dari pimpinan adalah kebutuhan untuk meningkatkan jiwa intrapreneurship dalam sebuah perusahaan.

Dalam era ekonomi kreatif seperti saat ini, kebutuhan jiwa intrapreneurship untuk menciptakan produk baru yang lebih inovatif adalah menjadi hal yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup sebuah perusahaan. Lalu, apa saja faktor pendorong, hambatan, dan juga tips dalam membangun jiwa intrapreneurship dalam sebuah perusahaan? Simak penjelasannya di bawah ini.



Pengertian Intrapreneurship 

Intrapreneurship adalah entrepreneurship yang ada di dalam perusahaan. Lebih tepatnya, intrapreneurship ini merupakan keyakinan kuat yang ada dalam diri seseorang untuk membangun, memelihara, dan mengembangkan suatu bisnis melalui ide dan inovasinya di dalam sebuah perusahaan atau organisasi yang ada.


Karakteristik Intrapreneurship

Intrapreneurship adalah kewirausahaan dalam perusahaan atau dapat dikatakan bahwa intrapreneurship adalah entrepreneurship yang ada di dalam perusahaan. 

Perusahaan sebaiknya merekrut orang-orang yang memiliki jiwa entrepreneur untuk membangun perusahaannya. Mereka memiliki kemampuan, karakteristik, tergantung dari seberapa besar keinginan mereka meningkatkan kualitas leadership, pengetahuan, dan kreativitas dalam strategi kerja mereka.

Adapun karakteristik intrapreneurship adalah sebagai berikut :

  1. Memahami lingkungan perusahaan dan luar perusahaan (Understand the environment).
  2. Memilki visi dan kemampuan menyesuaikan diri dengan baik (Visionary and flexible).
  3. Memiliki kemampuan untuk membentuk suatu tim kerja yang bagus(Encourage team work).
  4. Mampu mendorong terbentuknya diskusi terbuka (Encourage open discussion).
  5. Membangun koalisi pendukung (Builds a coalition of supporters).
  6. Gigih dan tekun bekerja (Persists).


Faktor Pendorong Intrapreneurship

Dalam sebuah intrapreneurship harus ada beberapa faktor yang dapat mendorong kesuksesan intrapreneurship tersebut. Banyak hal yang dapat mendorong intrapreneurship sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap perusahaan dan meningkatkan semangat intrapreneurship agar perusahaan berkembang menjadi lebih besar. 

Adapun faktor pendorong intrapreneurship dapat dibagi menjadi dua, yaitu lingkungan (environment) dan organisasi (organization) yang dijelaskan seperti di bawah ini.

1. Faktor lingkungan. Adapun karakteristik lingkungan yang mampu  mendorong jiwa intrapreneurship adalah  teknologi yang terus berkembang, industri yang terus tumbuh, dan permintaan untuk produk baru.

2. Faktor organisasi. Adapun karakteristik organisasi yang dapat mendorong intrapreneurship adalah sistem keterbukaan (transparansi), kendali formal dan dukungan pada aktivitas intrapreneurship, dan nilai-nilai perusahaan.

Hambatan Intrapreneurship di Perusahaan

Apabila kinerja intrapreneurship perusahaan mengalami penurunan yang terjadi dalam waktu ke waktu, maka perusahaan dapat mengalami persoalaan yang serius dalam pertumbuhan profit. Untuk itu, faktor penghambat dari tidak berkembangnya intranpreneurship dalam perusahaan haruslah ditekan.

Adapun faktor penghambat mengapa intrapreneurship dalam sebauh perusahaan tidak berkembang adalah sebagai berikut:

1. Tidak/kurang memberikan reward (Lack of appreciation)

Perusahaan tidak memberikan reward atau apresiasi atas kerja keras karyawannya. Dengan begitu, karyawan tidak mempunyai semanagt untuk mengemukakan ide-ide inovatifnya.

2. Menggunakan cara berpikir yang masih kuno (Ancient ways of thinking)

Baik karyawan dan manajemen puncak (top managernya0 masih menggunakan cara berpikir yang kuno. Padahal hal tersebut sering berbenturan dengan nilai-nilai intrapreneurial yang akan dibangun, tentu saja akan menjadi penghalang dalam berinovasi.

3. Tidak adanya dukungan dari manajemen puncak (The absence of support from top management)

Top manager atau manajemen puncak tidak mendukung bawahannya agar mempunyai mental wirausaha (mempunyai banyak ide dan inisiatif).

4. Kurangnya percobaan (Lack of experiment)

Tidak adanya keinginan untuk mencoba hal baru. Padahal jiwa intrapreneurship harus dibangun dengan tekun dan gigih untuk menghasilkan produk inovatif terbaru yang sesuai harapan.

5. Adanya perlawanan terhadap perubahan (Resistance to change)

Perusahaan tidak cepat beradaptasi dengan adanya perubahan. Bahkan, ketika kondisi perusahaan stabil, top manager enggan untuk melakukan perubahan.

6. Kurangnya karyawan yang berjiwa entrepreneurial (Lack of entrepreneurial talent)

Perusahaan memiliki karyawan yang kurang memiliki bakat intrapreneurial sehingga mereka bekerja berdasarkan jobdesc yang ada.

Tips Membangun Intrapreneurship di Perusahaan

Intrapreneurship merupakan sebuah strategi untuk menstimulasi inovasi dengan cara menggunakan talenta kewirausahaan. Bila dilatih secara efektif intrapreneurship akan menumbuhkan inovasi, membantu para karyawan memiliki ide-ide cemerlang untuk pengembangan perusahaan ke arah yang lebih baik.

Agar intrapreneurship dapat berkembang di dalam suatu perusahaan, berikut ini adalah tipsnya:

  1. Perusahaan memberikan peluang kepada para karyawanya untuk mengemukakan ide-ide inovatif mereka.
  2. Setelah ide tersebut muncul, pimpinan harus membiarkan orang-orang yang menciptakan ide-ide tersebut untuk melanjutkannya (menerapkannya) dan jangan menginstruksikannya untuk menyerahkan ide tersebut kepada orang lain.
  3. Pihak yang memunculkan ide haruslah yang nantinya mengambil keputusan tentang pengembangan dan pengimplementasian ide tersebut.
  4. Perusahaan menyediakan waktu untuk proses penciptaan inovasi. Tidak hanya itu, perusahaan juga sebaiknya memberikan fasilitas yang mendukungnya.
  5. Tidak ada kata berakhir dalam sebuah inovasi. Pimpinan perlu mendorong pegawainya untuk selalu berminat pada ide-ide inovatif sehingga terciptakan hasil-hasil yang luar biasa.

0 Response to "Pengertian Intrapreneurship, Karakteristik, dan Tips Membangunnya di Perusahaan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel