Pengertian Consumer Goods, Contoh Jenis Produk, dan Daftar Perusahaannya di Indonesia

Sektor barang konsumsi atau consumer goods merupakan salah satu sektor yang paling menguntungkan dalam dunia ekonomi. Sehingga, tak heran jika banyak investor memilih untuk menanamkan modalnya pada perusahaan barang konsumsi.

Barang konsumsi, atau juga disebut barang konsumen, berbeda dari jenis barang lainnya. Jenis barang tersebut memiliki karakteristik tersendiri dan terbagi dalam beberapa sub kategori lagi. Di dunia ini, terdapat beberapa perusahaan consumer goods besar dan Anda pasti telah mengenal beberapa di antaranya.



Apa itu Consumer Goods?


Barang konsumsi didefinisikan sebagai produk yang diproduksi oleh perusahaan manufaktur bagi konsumen akhir. Dengan kata lain, barang konsumsi tidak dapat digunakan untuk memproduksi barang lainnya.

Proses pembuatan barang konsumen dimulai dari bahan baku mentah yang kemudian diolah menjadi barang setengah jadi. Selanjutnya, barang setengah jadi tersebut dibuat menjadi barang jadi yang bisa langsung digunakan atau dikonsumsi oleh konsumen.

Keberadaan barang konsumsi sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Dengan adanya barang tersebut, masyarakat dapat hidup dengan lebih nyaman. Barang tersebut tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan utama konsumennya, tapi juga kebutuhan rekreasi.

Singkatan dari consumer goods, (CG), juga digunakan untuk menyingkat capital goods atau barang modal. Barang modal adalah barang yang dapat dimanfaatkan untuk diproduksi kembali atau untuk menjalankan usaha, contohnya mobil, mesin, dan komputer.

Meski demikian, barang konsumsi dapat berubah menjadi barang modal jika difungsikan sebagai barang modal. Dengan demikian, letak perbedaan antara barang modal dan barang konsumsi ada pada fungsinya.


Jenis dan Contoh Barang Konsumsi


Ketika membicarakan tentang barang konsumsi, sebagian masyarakat biasanya langsung berpikir tentang produk makanan dan minuman. Namun, barang konsumsi sebenarnya tidak hanya mencakup kedua macam produk tersebut.

Barang konsumen dibagi menjadi beberapa jenis.


1. Jenis Barang Konsumen Berdasarkan Masa Manfaatnya

Menurut masa manfaatnya, barang konsumsi dibagi menjadi dua jenis.

  • Barang konsumsi tahan lama (Durable Goods)


Barang konsumsi dapat dikatakan sebagai durable goods jika memiliki masa manfaat lebih dari 3 tahun. Beberapa contoh barang konsumsi tahan lama adalah pakaian, meja, sofa, lemari, televisi, ponsel, dan AC.


  • Barang Konsumsi Tidak Tahan Lama (Non-Durable Goods)




Barang konsumsi yang dikategorikan sebagai non-durable goods adalah barang konsumen yang cepat habis atau tidak tahan lama. Pemanfaatan barang tersebut harus dilakukan sebelum masa kadaluarsa.

Contoh barang konsumsi tidak tahan lama mudah sekali ditemukan di supermarket, toko ritel, dan warung kecil. Beberapa contohnya adalah makanan ringan, minuman, obat, dan produk perawatan tubuh.


2. Jenis Barang Konsumen Berdasarkan Pola Pembelian Konsumen


Menurut pola pembelian konsumen, barang konsumsi dikelompokkan menjadi 4 kategori.


  • Barang Kenyamanan (Convenience Goods)


Barang kenyamanan sangat mudah dijumpai di pasar, warung, ataupun toko ritel modern karena sifatnya diproduksi secara masal dan dikonsumsi secara teratur. Jenis barang ini diklasifikasikan lagi menjadi dua macam.

Salah satunya adalah barang kebutuhan (necessities). Barang-barang yang dikelompokkan di dalamnya adalah barang yang berguna untuk memenuhi kebutuhan mendasar manusia. Contoh barang kebutuhan adalah makanan pokok, minuman, pakaian, dan sabun.

Yang kedua adalah barang impuls. Barang-dalam klasifikasi ini umumnya dibeli tanpa perencanaan atau secara impuls oleh masyarakat. 

Umumnya, barang tersebut tidak bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan mendasar manusia. Beberapa contoh barang tersebut adalah makanan ringan, aksesoris, dan permen.

  • Barang Belanja (Shopping Goods)

Apa yang dimaksud dengan barang belanja adalah barang yang harga satuannya mahal sehingga konsumen perlu perencanaan sebelum membelinya. Umumnya, barang tersebut memiliki daya tahan lama, contohnya furniture, kendaraan pribadi, kulkas, dan mesin cuci.

  • Barang Khusus (Special Goods)


Barang khusus dijual dengan harga yang lebih tinggi daripada harga barang belanja. Ciri-ciri barang khusus lainnya adalah tersedia dalam jumlah terbatas dan dikeluarkan oleh brand eksklusif. 

Sehingga, target market penjualan barang khusus biasanya adalah masyarakat kalangan atas. Contoh barang khusus adalah perhiasan, tas branded, baju keluaran desainer ternama, dan mobil sport.


  • Barang yang Tak Terpikirkan (Unsought Goods)


Unsought goods merupakan barang yang dibeli konsumen, tapi tak terpikirkan sebelumnya. Barang ini umumnya tidak dibeli secara berulang dan pembeliannya didasari untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, contohnya asuransi.


Fast Moving Consumer Goods (FMCG): Karakteristik 




Selain jenis barang konsumen di atas, terdapat juga tipe barang konsumen lain yang perlu diketahui, yaitu FMCG atau barang konsumen bergerak cepat. Barang tersebut umumnya non-durable goods, contohnya rokok, produk perawatan dan kebersihan tubuh, makanan beku, dan soda.

FMCG dapat dikenali melalui karakteristik berikut ini.

  • Produk Dibeli Secara Berulang

Konsumen membeli FMCG secara berulang, rutin, dan sering. Mereka mungkin membelinya dalam kurun waktu setiap hari, setiap minggu, atau setiap bulan.

  • Harga Terjangkau

Harga satuan dari FMCG lebih terjangkau. Tak jarang bahwa barang tersebut disediakan dalam berbagai pilihan kemasan, dari yang kecil hingga yang besar agar terjangkau bagi setiap lapisan masyarakat.

  • Rasa Keterikatan Rendah

Konsumen biasanya memiliki rasa keterikatan rendah dengan merek FMCG tertentu. Mereka akan dengan mudah berganti merek jika ada tawaran yang lebih menarik dari merek lain yang biasa mereka gunakan. 

  • Volume Besar

Di mata produsen, FMCG harus disediakan dalam volume besar karena banyak orang membutuhkannya. Oleh karena itu, produsen harus memiliki strategi agar mampu menghasilkan produk dalam jumlah besar.

  • Jaringan Distribusi Sangat Luas


Karena harus memenuhi kebutuhan konsumen di mana saja, produsen FMCG perlu memiliki jaringan distribusi yang sangat luas. Dengan demikian, produk dapat dijangkau oleh konsumen di pelosok.


Contoh Perusahaan Consumer Goods Terbesar


Ada banyak perusahaan consumer goods di dunia ini. Berikut ini beberapa contoh perusahaan consumer goods terbesar di Indonesia.

1. P&G

P&G merupakan perusahaan multinasional asal Amerika. Perusahaan ini sudah berdiri sejak tahun 1837. Produk yang diproduksi oleh perusahaan ini sangat beragam, contohnya pasta gigi Oral-B, shampoo Pantene, sabun Dove, skin care SK-II, hingga popok bayi Pampers.


2. Indofood

Salah satu perusahaan consumer goods besar asli Indonesia adalah PT Indofood Sukses Makmur. Perusahaan ini menghasilkan beragam produk makanan, contohnya Indomie, Promina, Bimoli, Indomilk, Q-tella, Bumbu Racik, dan Palmia. Produk tersebut telah dijual di berbagai negara.


3. Unilever

Unilever merupakan perusahaan consumer goods multinasional yang telah lama berdiri. Di Indonesia, produk unilever mudah sekali diperoleh. Contoh barang yang diproduksi oleh perusahaan ini adalah Lifebuoy, Sunlight, Lux, Pepsodent, Wall’s, dan Bango.


4. Nestle

Perusahaan yang berdiri sejak tahun 1866 ini merupakan salah satu perusahaan makanan terbesar di dunia. Beberapa produknya yang dijual di Indonesia adalah Dancow, Milo, Koko Krunch, KitKat, Nescafe, dan Cerelac.

5. Mayora


Mayora didirikan pada tahun 1977 dan berfokus pada produksi produk makanan. Contoh produknya adalah Roma Malkist, Roma Marie Susu, Roma Kelapa, dan Better.


6. Wings Group


Wings Group adalah perusahaan consumer goods asli Indonesia. Produk yang dihasilkan oleh perusahaan ini sangat beragam. Beberapa brand yang ada di bawah naungan Wings Group adalah Mie Sedaap, Giv, Nuvo, SoKlin, Mama Lemon, dan Floridina.

Sektor consumer goods menyumbang porsi yang cukup besar dalam GDP Indonesia. Karena termasuk kebutuhan primer, permintaan/penjualan barang konsumen di seluruh dunia bisa dikatakan selalu stabil dan cenderung mengalami peningkatan.

1 Response to "Pengertian Consumer Goods, Contoh Jenis Produk, dan Daftar Perusahaannya di Indonesia"

  1. Put out inquiries regarding it on gatherings. You really might do a prelaunch with esteemed clients to test the product for you. I have a partner who I give my products to in return for her assessment of them.howmuch.info

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel