Leasing Adalah: Fungsi, Jenis, Tujuan, dan Kelebihannya

Lease atau leasing adalah bentuk pembiayaan barang modal dengan atau tanpa hak opsi yang dimanfaatkan nasabah dalam waktu tertentu. Di kehidupan sehari-hari, mungkin Anda tidak menyadari bahwa aktivitas leasing ini begitu dekat. 

Istilah ini juga mengacu pada bentuk perjanjian yang melibatkan pihak pemilik aktiva atau barang beserta nasabahnya. Melalui ulasan ini, Anda akan mengetahui lebih dalam mengenai fungsi, jenis, dan manfaat leasing dalam perekonomian. 



Fungsi Leasing

Fungsi utama adanya leasing adalah untuk menyediakan pembiayaan produk dengan jangka menengah sesuai kesepakatan bersama. Tak heran jika hal ini mungkin akan mengingatkan Anda pada fungsi bank.  

Namun, perbedaannya terletak pada objek yang diberikan. Seperti yang telah diketahui, bank konvensional akan memberikan pinjamannya berupa dana, sedangkan leasing peminjamannya adalah berupa produk. 

Selain itu, pada aktivitas leasing pengadaan barang tersebut juga dibayar dengan cara diangsur. Contoh mudahnya adalah dalam pembelian kendaraan sepeda motor. Tanpa adanya perusahaan leasing, Anda harus membeli motor tersebut secara cash. 

Sedangkan dalam hal ini tidak semua orang sanggup langsung membeli secara tunai. Terlebih jika posisinya adalah seorang pegawai kantoran biasa atau karyawan pabrik. Setidaknya membutuhkankan waktu yang tidak sedikit sampai dana terkumpul untuk membeli motor secara cash.

Oleh karena itu, disinilah fungsi kehadiran leasing yang memberikan kesempatan untuk nasabahnya memiliki kendaraan dengan cara dicicil. Untuk mendapatkan layanan ini, biasanya nasabah harus menyediakan down payment atau uang muka sesuai kesepakatan awal.

DP yang harus disediakan memang berbeda-beda, tergantung dari peraturan perusahaan leasing dan produk yang ingin dicicil.

Jenis-Jenis Leasing

Dalam proses penerapannya,leasing bisa dibagi menjadi beberapa jenis. Masing-masing memiliki karakteristik tersendiri yang bisa dipahami. Adapun jenis-jenis leasing adalah sebagai berikut. 

1. Capital Lease

Disebut capital lease karena bentuknya yang hanya berasal dari satu lembaga keuangan. Jenis leasing ini banyak melayani nasabah yang membutuhkan keleluasan dalam menentukan barang atau modalnya. 

Melalui captital lease ini, pihak lessor akan memberikan dana untuk membeli barang  ke supplier. Setelah barang yang diperlukan itu dibayar, selanjutnya akan diserahkan kepada pihak lesseee. 

Nantinya, pihak lessor akan mendapatkan imbalan dari angsuran yang dibayarkan nasabah berdasarkan periode tertentu sesuai kesepakatan bersama. 

2. Sales Type Lease

Leasing ini dikenal pula dengan nama lease penjualan yang banyak dilakukan oleh perusahaan industri melalui produk yang dihasilkannya. Dua jenis pendapatan yang diakui dalam leasing ini adalah pendapatan dari hasil jual dan dari bunga pembelanjaan. 

3. Laverage Lease

Jenis leasing yang satu ini melibatkan sampai tiga pihak. Dalam laverage lease, pihak lessor tidak membayar barang leasing sepenuhnya (100%). Pihak lessor hanya membayar sekitar 20%-40% saja. Nah, pihak ketiga inilah yang nantinya akan menanggung sisa pembayaran barang leasing.

4. Cross Border Lease

Cross border lease adalah aktivitas leasing yang dikerjakan dalam skala antar negara. Jadi, kedua belah pihak (lessor dan lesseee) berada di negara yang berbeda. Namun, jenis leasing ini biasanya hanya terjadi pada objek barang bernilai sangat besar. Misalnya pada produk pesawat boeing. 

5. Operating Lease

Jenis lease yang satu ini terjadi ketika pihak lessor membeli barang lalu disewakan pada nasabahnya dalam periode tertentu. Nasabah akan membayar biaya rental saja, sedangkan biaya lainnya ditanggung pihak lessor. 

Tujuan Leasing

Tujuan kehadiran leasing adalah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memiliki barang modal, meskipun nilainya terbilang tinggi. Dalam menjalankan bisnis ini, tentunya perusahaan leasing juga memperoleh keuntungan dari bunga kredit yang dibebankan. 

Contohnya jika sepeda motor yang diinginkan memiliki harga normal cash Rp18 juta, jika dicicil harga tersebut akan lebih besar. Harga yang harus dibayarkan nasabah melebihi harga normal karena dari bunga kredit itulah perusahaan leasing mendapatkan keuntungan. 

Kelebihan Leasing

Adapun keunggulan leasing adalah sebagai berikut.

  • Tanpa Jaminan

Pada dasarnya, hak kepemilikan sah atas barang leasing dan sisa pembayarannya sesuai pendapatan bisa dijadikan jaminan. Jadi, pengadaan barang dengan lease ini tidak membutuhkan jaminan barang lain. 

  • Fleksibel

Leasing bersifat fleksibel karena bagan struktur konrak bisa disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Jangka waktu yang dibutuhkan untuk melunasi sisa pembayaran dari down payment bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan lesseee.

  • Proses Cepat

Kebanyakan transaksi leasing memang tidak membutuhkan waktu lama. Anda akan mendapati proses yang cepat mulai dari sistem pengajuan sampai tahap realisasi. Kemudahan yang dihadirkan perusahaan leasing ini bisa meningkatkan efisiensi waktu agar lebih produktif lagi. 

  • Capital Saving

Biasanya pihak lembaga akan memberikan pembiayaan sepenuhnya (100%) terhadap nasabah. Jadi, pihak lessee bisa memanfaatkan dana yang dimilikinya untuk hal lain yang meningkatkan produktivitas perusahaan. 

  • Terhindar dari Inflasi

Barang yang diperoleh dengan cara leasing akan terhindar dari inflasi. Artinya, Anda bisa menghindari kerugian karena pembayaran cicilan yang dilakukan sesuai dengan kesepakatan bersama. 

  • Dipayungi Hukum

Baik pihak lessor dan lesse, keduanya akan mendapatkan kepastian hukum. Hal ini karena memang aktivitas leasing ini sudah diatur dalam undang-undang. Tidak hanya itu, transaksi yang dilakukan juga tidak bisa dibatalkan meskipun kondisi finansial sedang berubah-ubah. 

  • Menjadi Salah Satu Cara Mendapatkan Aktiva

Pengadaan barang dengan cara leasing kerap kali menjadi pilihan utama bagi perusahaan tertentu. Terutama bagi yag ingin meningkatkan produktivitas namun tersendat masalah pendanaan. 

Semoga ulasan mengenai  jenis leasing, manfaat, dan tujuannya bisa menambah wawasan Anda di bidang ekonomi. Aktivitas leasing memang sudah merekat erat dalam perekonomian masyarakat. Terutama dalam hal pengadaan produk kendaraan yang dibutuhkan untuk produktivitas.

0 Response to "Leasing Adalah: Fungsi, Jenis, Tujuan, dan Kelebihannya"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel