Pengertian Candlestick Pattern dan Cara Membacanya

Salah satu cara agar mendapat profit saat trading crypto adalah dengan memahami candlestick pattern. Meskipun metode ini bukan satu-satunya cara untuk memenangkan trading. Pola candlestick ini begitu beraneka ragam. Jadi, Anda perlu jeli untuk mempelajarinya satu per satu.

Mungkin Anda pernah melihat pola dari satu batang, dua batang, atau tiga batang candlestick. Dari semua pilihan yang ada, nyatanya tidak semua pola candlestick menguntungkan. Oleh karena itu, penting untuk mengenali contoh-contoh pola candlestick yang bermanfaat untuk trading.



Pengertian Candlestick

Candlestick adalah sebuah metode diagram kuno dari negeri sakura yang tingkat akurasinya tidak perlu diragukan lagi. Teknik charting ini sudah digunakan sejak lama, bahkan semakin populer di kalangan trader saat ini.   

Jika diperhatikan, candlestik akan merefleksikan dempak sentimen investor terhadap harga sekuritas. Biasanya, analis seperti ini dilakukan untuk menentukan waktu yang tepat untuk masuk dan keluar trading. 

Metode ini merupakan strategi cerdas untuk memperdagangkan beberapa ases finansial, sebut saja saham, cryptocurrency, dan valuta asing.  Namun perlu diingat bahwa penggunaan candlestick memang termasuk ke dalam kategori metode analisa dikresional. 

Artinya, analisis ini mengandalkan intuisi subjektif dari trader untuk memahami berbagai pola. Pola-pola yang ada pada chart akan dieksekusi melalui trading yang aktual. Metode ini akan menghasilkan profit yang konsisten jika dibarengi dengan pengalaman dan jam terbang yang tinggi.

Cara Membaca Candlestick Pattern


Candlestick memiliki berbagai jenis pola dan beberapa diantaranya memang menguntungkan. Pola-pola yang menguntungkan ini umumnya mengikuti sistematika dari analisis teknikal. Candlestick dua tingkat siaga yang perlu dipahami, yaitu “sinyal” dan “konfirmasi”.

Salah satu singkatan siaga tersebut akan menunjukkan pergerakan naik atau turun. Namun trader tidak harus bersiap-siap dengan memasang posisi terlebih dahulu untuk sebuah “sinyal”. 

Sedangkan untuk  “konfirmasi”, artinya trader bisa memasang posisi sesuai arah pergerakan pola yang ditampilkan. Lalu, bagaimana cara membaca candlestick yang benar agar bisa mengetahui bagaimana pergerakannya?



Pada dasarnya, Anda bisa membaca metode charting ini dengan mengenal tiga jenis pola candlestick yang menguntungkan. Hal ini bisa dilihat dari tingkat siaga “konfirmasi” untuk pembukaan posisi. Daripada penasaran, berikut beberapa pola menguntungkan candlestick yang bisa dipahami. 

1. Pola Pin Bar

Nah, pola yang paling sering muncul dalam chart salah satunya adalah pin bar. Secara kasat mata, pola ini memang yang paling mudah dikenali. Jika diperhatikan, pin bar memiliki panjang shadow yang lebih panjang dibanding badan dan nose (ujung lawan).

Semakin banyak perbedaan tersebut, indikasi kemungkinan penerusan reversal atau trend akan semakin meningkat. 

Jenis candlestick ini muncul karena adanya sentimen pasar yang tadinya bergerak ke satu arah, lalu berbalik arah dengan sendirinya. Tak heran jika pergerakan tersebut menghasilkan jejak shadow yang panjang. 

2. Pola Inside Bar

Pola candlestick selanjutnya yang menguntungkan bernama inside bar. Tak kalah seperti pin bar, pola yang satu ini juga kerap kali mencapai trend tertinggi dan terendahnya. Pola inside bar mewakili dua batang chart. Biasanya yang satu lebih kecil dibanding range mother bar atau batang induknya. 

Pada dasarnya, pola ini mencerminkan proses konsolidasi antara penjual dan pembeli. Artinya, kedua pihak masih tarik menari sampai terbentuk trend baru. Seiring berjalannya waktu, pola engulfing kini juga sudah termasuk kategori inside bar.

3. Pola Three Outside Up dan Three Outside Down

Pada dasarnya pola yang satu ini juga merupakan perkembangan dari jenis pola inside bar. Namun Anda bisa melihat perbedaannya pada ukuran candlestick yang kedua. Candle yang pertama umumnya lebih kecil atau cenderung ke dalam dibanding candle yang kedua. 

Hal ini bisa mengindikasikan tekanan penjual dan pembeli yang semakin besar. Sedangkan pemenang dari tindakan saling unjuk kekuatan tersebut dikonfirmasi pada bar di urutan ketiga. 

Pola three outside up ini menandakan akan terjadinya reversal bearish atau pembalikan harga yang tadinya naik jadi turun. Sedangkan pola three outside down mengindikasikan peluang sebaliknya, yaitu reversal bullish atau pembalikan harga yang turun jadi naik. 

4. Pola Evening dan Morning Star

Candlestick pattern berikutnya yang perlu dipahami adalah evening star dan morning star. Nah, pola candlestick ini mengindikasikan keraguan yang ada pada para pelaku pasar. Candlestick ketika mengkonfirmasi terjadinya hal ini dengan menunjukkan haluan ke arah berikutnya. 

Pola evening star lebih merujuk indikasi akan adanya reversal bearish, sedangkan pola morning star menunjukkan hal sebaliknya (reversal bullish). 

5. Pola Reversal Multi-Bar

Pola yang satu ini dikenal pula sebagai falling and rising three methods. Kebanyakan pola ini memiliki banyak batang dalam satu formasi. Tak heran jika Anda akan mendapati tingkat kemunculannya yang semakin jarang. 

Tidak hanya itu, akurasi sinyal trading dari candlestick pattern yang satu ini memang lebih tinggi. Namun, jumlah batang yang muncul cenderung lebih sedikit. Pola candlestick ini memang termasuk menguntungkan dan memiliki ciri khusus pada tiga bar di bagian tengahnya. 

Namun, tampilan tersebut kemudian dilawan oleh bagian bar terakhirnya. Tak heran jika closing harga pada candle terakhir menentukan akurasi dari pattern yang satu ini. Lalu, bagaimana pembalikan harga pada dua pola ini?

Pada pola falling three methods, cenderung reversal bullish, yaitu pembalikan harga menurun menjadi naik. Sedangkan pola rising three methods, terjadi pasang possi long (buy) yang bisa terlihat setelah bar pertama. 

Dengan memahami tentang candlestick pattern, bisa menjadi bekal untuk para trader pemula dalam berinvestasi. Baik bentuk investasi crypto, saham, maupun valuta asing. Pastikan untuk mengenali masing-masing polanya dengan baik dan indikasi yang terjadi di dalamnya.

0 Response to "Pengertian Candlestick Pattern dan Cara Membacanya"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel