Obligasi Negara Ritel (ORI) Adalah: Seri ORI016, Simulasi Perhitungan, Keuntungan, dan Cara Invest

Ada beberapa jenis produk investasi di pasar modal antara lain: obligasi, saham, dan reksa dana. Di antara beragam produk investasi tersebut, saham & reksadana menjadi yang paling populer. Bagi Anda yang masih menempatkan modalnya pada saham dan reksadana, bisa dicoba untuk berinvestasi ke Obligasi Negara Ritel (ORI).

Berbicara tentang ORI, ada baiknya Anda membaca artikel mengenai pengertian dan jenis-jenis obligasi pada artikel sebelumnya. (Baca: Pengertian Obligasi Adalah: Jenis dan Keuntungan). Dalam instrumen investasi obligasi memiliki nilai nominal, jangka waktu dan tingkat kupon tertentu. Keuntungan dari investasi di obligasi adalah memperoleh imbal hasil dan potensi mendapat capital gain jika harga obligasi naik.

Sedangkan pengertian Obligasi Negara Ritel (ORI) adalah tipe obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah pusat (government bonds) yang ditawarkan kepada individu atau perorangan WNI melalui mitra distribusi di pasar perdana. Instrumen pembiayaan negara yang satu ini pertama kali diterbitkan oleh pemerintah di tahun 2006, umumnya diterbitkan 1 seri setiap tahun, namun pernah pula diterbitkan 2 seri dalam 1 tahun, yaitu tahun 2007 dan 2008.

Penawaran ORI sudah memasuki seri ke-16. Pemerintah menjual ORI016 secara ritel atau ketengan sebagai sumber pembiayaan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019.

Perkembangan Kupon ORI 2006-2019

Dibawah ini adalah perkembangan kupon ORI001 s/d ORI016:
   
Seri ORI
Tanggal Penerbitan
Tenor Kupon
ORI001 09 Agustus 2006 3 tahun 12.05%
ORI002 28 Maret 2007 3 tahun 9.28%
ORI003 12 September 2007 4 tahun 9.40%
ORI004 12 Maret 2008 4 tahun 9.50%
ORI005 03 September 2008 5 tahun 11.45%
ORI006 12 Agustus 2009 3 tahun 9.35%
ORI007 04 Agustus 2010 3 tahun 7.95%
ORI008 26 Oktober 2011 3 tahun 7.30%
ORI009 10 Oktober 2012 3 tahun 6.25%
ORI010 09 Oktober 2013 3 tahun 8.50%
ORI011 22 Oktober 2014 3 tahun 8.50%
ORI012 21 Oktober 2015 3 tahun 9.00%
ORI013 15 Oktober 2016 3 tahun 6.60%
ORI014 29 September 2017 3 tahun 5.85%
ORI015 04 Oktober 2018 3 tahun 8.25%
ORI016 10 Oktober 2019 3 tahun -----
  

Berinvestasi pada ORI016 tidak menguras kantong. Dengan modal minimal Rp1 juta dan kelipatannya, Anda sudah dapat membeli surat utang tersebut. Untuk maksimum pemesanan dibatasi Rp3 miliar.

Sementara untuk imbal hasil yang ditawarkan cukup menggiurkan 8,25% per tahun dengan jatuh tempo 3 tahun (36 bulan).

Oh ya, karena karakteristik ORI dapat diperdagangkan di pasar sekunder, maka ada masa minimum holding period (MHP) 2 kali periode pembayaran kupon. Artinya, investor tidak harus memegang investasi ORI016 selama 3 tahun.

Investor dapat memindahbukukan atau menjualnya di pasar sekunder setelah 2 kali periode pembayaran kupon. Jadi kalau pembayaran kupon pertama pada November 2019, maka tahap kedua jatuh pada Desember 2019 dan ORI016 baru mulai boleh dijual. 

Yang masih bisa kami sampaikan mengenai simulasi kupon ORI adalah kupon ORI015 sebesar 8,25%. Hal ini dikarenakan untuk kupon ORI016 belum diumumkan besarannya.
  • Contoh I
Investasi ORI016 senilai Rp 1.000.000
Kupon 8,25% per tahun
Imbal hasil kotor per tahun: Rp 1.000.000 x 8,25% = Rp 82.500
Per bulannya: Rp 82.500: 12 = Rp 6.875
Pajak ORI 15% = Rp 6.875 x 15% = Rp 1.031,25
Keuntungan bersih per bulan : Rp 6.875 – Rp 1.031,25 = Rp 5.843,75
Imbal hasil dari kupon selama 3 tahun = Rp 5.843,75 x 36 bulan = Rp 210.375
Nilai hasil investasi yang Anda terima di akhir tahun ke-3 = Rp 1.000.000 + Rp 210.375 = Rp 1.210.375

  • Contoh II
Investasi ORI015 senilai Rp 50.000.000
Kupon 8,25% per tahun
Imbal hasil kotor per tahun: Rp 50.000.000 x 8,25% = Rp 4.125.000
Per bulannya: Rp 4.125.000 : 12 = Rp 343.750
Pajak ORI 15% = Rp 343.750 x 15% = Rp 51.562,5
Keuntungan bersih per bulan : Rp 343.750 – Rp 51.562,5 = Rp 292.187,5
Imbal hasil dari kupon selama 3 tahun = Rp 292.187,5 x 36 bulan = Rp 10.518.750
Nilai hasil investasi yang Anda terima di akhir tahun ke-3 = Rp 50.000.000 + Rp 10.518.750 = Rp 60.518.750


Keuntungan dan Risiko


Keuntungan Investasi ORI016:
  • Aman karena pembayaran kupon dan pokok dijamin oleh Pemerintah Indonesia. Jadi tidak ada risiko gagal bayar. 
  • Imbal hasil lebih tinggi dari deposito, ya kupon ditawarkan lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat bunga deposito bank BUMN. Pajak ORI pun lebih rendah dibandingkan dengan deposito, yakni sebesar 15%. Deposito bisa kena pajak sebesar 20%.
  • Mudah dicairkan karena dapat diperjualbelikan di pasar sekunder maupun di organized OTC melalui Electronic Trading Platform (ETP)
  • Kupon dengan tingkat imbal hasil tetap sampai waktu jatuh tempo, apapun kondisi pasar
  • Berpotensi memperoleh keuntungan atau capital gain apabila dijual di atas Par Value (harga obligasi pada saat penawaran). Contoh Anda sebelumnya membeli ORI dengan harga par 100%, kemudian dijual kembali pada harga par 101% atau 102%, Anda bisa mendapatkan keuntungan.
  • Selain membantu negara, kehadiran ORI016 dapat memperluas basis investor ritel domestik. Dengan begitu, ketika modal asing cabut, pasar obligasi pemerintah tetap aman lantaran ditopang investor lokal yang kuat.
Risiko Investasi ORI016:

1. Risiko Likuiditas

Risiko likuiditas adalah potensi risiko yang muncul akibat kebutuhan dana tunai pada saat ORI016 belum jatuh tempo

2. Risiko Pasar

Risiko Pasar adalah potensi kerugian apabila terjadi kenaikan tingkat bunga yang menyebabkan penurunan harga ORI016 di pasar sekunder. Kerugian (capital loss) hanya dapat terjadi jika investor menjual ORI016 di pasar sekunder sebelum jatuh tempo pada saat harga pasar di bawah harga belinya.

Tertarik Jadi Investor ORI016? Begini Caranya


Sebelum mengetahui langkah mudah berinvestasi ORI016, berikut ini sejumlah mitra distribusi atau agen yang ditunjuk pemerintah untuk menjual surat utang negara tersebut:
  1. Bank BRI         
  2. Bank BCA         
  3. CIMB Niaga         
  4. Bank DBS Indonesia    
  5. Bank HSBC Indonesia    
  6. Bank OCBC NISP     
  7. Bank BTN          
  8. Bank Danamon Indonesia
  9. Bank Panin
  10. Bank Permata
  11. Standard Chartered Bank
  12. Bank Mandiri
  13. Bank BNI
  14. Commonwealth Bank
  15. Bank Maybank Indonesia
  16. Bahana Sekuritas
  17. Trimegah Sekuritas
Kalau kamu ingin menjadi investor ORI016, caranya mudah:

  1. Datangi kantor pusat atau cabang mitra distribusi yang sudah ditunjuk
  2. Membuka rekening dana pada salah satu bank umum dan rekening surat berharga pada salah satu sub-registry atau partisipan/nasabah sub-registry. Sub-Registry, yaitu bank dan lembaga kustodian yang ditunjuk Bank Indonesia untuk melakukan pencatatan kepemilikan surat berharga, termasuk SUN untuk kepentingan nasabah.
  3. Sediakan dana yang cukup sesuai jumlah pesanan untuk membeli ORI016
  4. Mengisi formulir pemesanan. Kemudian diserahkan beserta fotokopi KTP yang masih berlaku dan bukti setor kepada mitra distribusi
  5. Menerima tanda terima bukti penyerahan dokumen dari mitra distribusi
  6. Anda bisa mengisi formulit minat investasi ORI016 melalui https://www.kemenkeu.go.id/ori. Pihak Kemenkeu akan menghubungkannya ke agen penjual yang Anda pilih.

Yuk, Mulai Belajar Investasi dari ORI

Produk ORI016 sangat cocok bagi pemula yang baru mulai belajar investasi. Jika masih takut menanamkan modal pada instrumen saham yang memiliki risiko besar, Anda bisa mencoba membeli Surat Utang Negara (SUN) ritel tersebut. Selain minim risiko dan banyak untungnya, investasi ORI016 sama saja turut berpartisipasi mendukung pembiayaan pembangunan nasional.

0 Response to "Obligasi Negara Ritel (ORI) Adalah: Seri ORI016, Simulasi Perhitungan, Keuntungan, dan Cara Invest"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel