Apa Saja Peran Akuntan? Berikut Faktor Penentu Kesuksesannya

Dewasa ini, peran akuntan menjadi sangat penting bagi keberlanjutan perusahaan. Ia menjadi salah satu pihak yang ikut bertanggung jawab dalam aktivitas dan kesuksesan bisnis sebuah perusahaan. 

Pada sistem bisnis yang lama (tradisional), peran dan tanggung jawab utama dari seorang akuntan adalah sebagai scorekeeper saja, yaitu membuat jurnal dan menganalisa laporan keuangan perusahaan serta melaksanakan fungsi administrasi.

Namun pada sistem bisnis yang baru seperti sekarang ini seorang akuntan dituntut untuk dapat berpikir secara strategis, sehingga ia dapat menjadi business strategist bagi perusahaan. Seorang akuntan tidak hanya beperan sebagai scorekeeper, melainkan juga harus berperan sebagai scoreplayer yang terlibat dalam pengambilan keputusan dan perencanaan dalam penentuan strategi bisnis perusahaan. Dengan demikian, akuntan akan terlibat dalam peningkatan laba yang dapat memberikan nilai manfaat bagi perusahaan. 



Jenis-Jenis Peran Akuntan

Menurut Devie, dkk, peran akuntan dapat dibagi menjadi empat jenis yang diklasifikasikan berdasarkan pada tingkat pemahaman dan skill akuntan, yaitu:

1. Accountant as an Administrator,

Peran Accountant as an Administrator, adalah seorang akuntan dengan skill yang dimilikinya berperan untuk hanya menjalankan fungsi administrasi sederhana, seperti mencatat pengeluaran dan pemasukan kas, piutang/hutang, serta membuat faktur penjualan. 

2. Accountant as a Doer,

Peran akuntan selanjutnya adalah sebagai a Doer, artinya akuntan yang memiliki skill dan tingkat pemahaman konsep akuntansi yang rendah, tetapi untuk tingkat praktik dalam penggunaan konsep akuntansi yang ada dalam perusahaan cukup tinggi. 

3. Accountant as a Conceptor,

Sebagai seorang konseptor, akuntan harus memiliki skill dan tingkat pemahaman konsep akuntansi yang tinggi, akan tetapi keahlian yang dimilikinya belum terlalu banyak dibutuhkan dalam menyusun strategi bisnis perusahaan.

4. Accountant as an Actor

Accountant as an Actor, adalah akuntan yang sudah dibekali skill dan tingkat pemahaman konsep akuntansi yang tinggi untuk kemudian dipraktikan dalam membuat keputusan strategi bisnis perusahaan.

Dari keempat jenis peran akuntan yang telah disebutkan di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa jenis akuntan yang berada di level tertinggi adalah Accountant as an Actor. Mengapa? Karena akuntan ini diharuskan untuk menggunakan skill atau kemampuannya untuk terlibat dalam tingkat strategik bisnis. Dengan begitu, perusahaan di mana ia bekerja akan mampu bersaing dalam menghadapi bersaingan bisnis yang semakin ketat.


Peran Akuntan dalam Kondisi Bisnis yang Tak Menentu


Untuk dapat bersaing dalam pasar global, maka sebuah perusahaan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan lingkungan bisnis yang baru. Nah, salah satu SDM perusahaan yang harus mengikuti tren bisnis baru tersebut adalah seorang akuntan. 

Sebagaimana telah disebutkan pada paragraf sebelumnya, yaitu jika menganut sistem bisnis yang lama, tanggung jawab utama dari akuntan adalah hanya bertugas untuk menyediakan informasi dalam bentuk laporan keuangan saja, sehingga dikenal hanya sebagai scorekeeper atau yang lebih dikenal sebagai konsep akuntansi tradisional.

Namun pada sistem bisnis seperti sekarang ini, seorang akuntan tidak hanya berperan sebagai scorekeeper, melainkan sebagai scoreplayer di tengah-tengah penentuan keputusan atau kebijakan bisnis yang akan diambil untuk masa depan perusahaan. Seorang scoreplayer atau scoremaker adalah seorang akuntan yang harus memiliki kemampuan untuk mencetak laba organisasi. 

Ia harus terlibat dalam tingkat strategik, khususnya dalam menghadapi persaingan global seperti sekarang ini. Sudah saatnya akuntan terlibat di dalam pengambilan keputusan dan perencanaan dalam penentuan strategi bisnis perusahaan untuk meraup laba yang lebih besar. Dengan demikian, peran yang diemban oleh akuntan tersebut akan menjadi sebagai suatu profesi yang sangat dibutuhkan keberadaanya dalam lingkungan persaingan bisnis yang semakin kompetitif. 


Faktor Pendukung Agar Akuntan Dapat Beperan Sebagai Aktor


Seorang akun yang beperan sebagai aktor harus didukung dengan personal dimension dan corporate dimension yang baik. Personal dimension ini berhubungan dengan kepribadian dari seorang akuntan itu sendiri, sementara itu corporate dimension ini berhubungan dengan tempat akuntan bekerja.

A. Faktor Personal Dimension


Dalam Personal Dimension itu sendiri terdapat sub dimensi yang akan mempermudah seorang akuntan untuk mengevaluasi kemampuannya, mana saja yang kurang dan perlu ditingkatkan. Adapun sub dimensi tersebut meliputi pengalaman kerja, pendidikan akademik, pendidikan professional, dan ketrampilan manajerial.

Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing sub dimensi pada Personal Dimension, yaitu: 

  • Pengalaman kerja, yaitu perjalanan karir seseorang akuntan. Untuk itu setiap akuntan yang ingin menjadi profesional dalam bidangnya diperlukan adanya pengalaman kerja yang cukup untuk bisa berada di posisi yang lebih tinggi. Dengan keprofesionalannya tersebut, seorang akuntan dapat terlibat dalam tingkat strategik sebagai aktor.
  • Pendidikan akademik, yaitu jalur pendidikan tinggi yang ditempuh oleh seseorang untuk menguasasi dan mengembangkan disiplin ilmu pengetahuan, terkhusus dalam hal ini berkaitan dengan ilmu akuntansi. Dengan tingkat pendidikan dan kualitas pendidikan yang baik, seorang akuntan dapat mencapai karir yang cemerlang.
  • Pendidikan Profesional, yaitu pendidikan untuk mendapatkan sertifikasi yang dikenal sebagai salah satu metode untuk memperoleh pengetahuan yang terkait dengan profesinya sebagai seorang akuntan. Dengan mengantongi pendidikan sertifikasi ini, seorang akuntan dapat meningkatkan peran mereka dalam tingkat strategik sebagai aktor.
  • Ketrampilan manajerial, yaitu keterampilan yang meliputi ketrampilan teknis, ketrampilan konseptual, dan ketrampilan interpersonal yang ketiganya harus dimiliki oleh seorang akuntan.

B. Faktor Corporate Dimension

Dalam Corporate Dimension ini banyak hal yang dapat mempengaruhi karir profesional seorang akuntan, yaitu meliupti lingkup organisasi, tipe organisasi, gaya manajemen dan ukuran organisasi.

Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing sub dimensi pada Corporate Dimension, yaitu:

  • Lingkup organisasi. Semakin besar lingkup organisasi di mana tempat akuntan bekerja, maka semakin besar pula tanggung jawabnya untuk menerapkan skill atau kemampuannya pada tingkat stategik.
  • Tipe organisasi. Organisasi sendiri secara umum dapat dibedakan menjadi dua tipe, yaitu organisasi formal dan informal. Untuk itu, peran dan tanggung jawab seorang akuntan yang bekerja di organisasi formal tentunya akan berbeda dengan seorang akuntan yang bekerja di organisasi informal.
  • Gaya manajemen. Seorang akuntan yang bekerja pada perusahaan dengan manajemen yang bagus akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mencapai kesuksesan karirnya sebagai akuntan. Untuk kemudian ia dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaannya. 
  • Ukuran organisasi. Ukuran besar kecilnya suatu perusahaan akan berpengaruh terhadap kinerja seorang akuntan. Oleh karenanya, seorang akuntan yang bekerja di perusahaan yang besar akan lebih mudah unuk menentukan kesuksesan karirnya. 

0 Response to "Apa Saja Peran Akuntan? Berikut Faktor Penentu Kesuksesannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel